SEBAIT UTJAPAN BERSAMA NASI KIRIMAN

seorang demonstran

tersandar letih

dengan sebungkus nasi kiriman

ketika asar menggelintjir didjalan

sepotong kertas putih

terselip dibungkus lapisan

tak ada alamat tak ada nama

hanya sebait utjapan yang bersih

ibu tak mengenalmu pada muka, anakku

tapi kita adalah satu pada hati

bersamamu segala simpati dan doa

anak-anakku melangkahlah

karena langkahmu adalah djuga langkah kami

*dari kumpulan puisi Bur Rasuanto “Mereka Telah Bangkit” terbitan PD Karya Baru 1967

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s